Ust. Muhammad Nuzul Dzikri
-From hero to zero-
-From hero to zero-
Pola pikir seorang Muslim from hero to zero. APA maknanya?
Kita tidak akan menjadi muslim sejati, kalau kita merasa sebagai orang yg kaya, orang yang berkuasa, dan orang yang serba Memiliki.
Kita tidak akan menjadi muslim sejati, kalau kita merasa sebagai orang yg kaya, orang yang berkuasa, dan orang yang serba Memiliki.
- apabila rasa kaya, berkuasa, dan memiliki segalanya ini sudah merasuk dalam diri kita ~> Maka kita akan byak melakukan maksiat.
Tetapi
-apabila kita merasa lemah, miskin, Dan menyadari bahwa diri kita adalah hamba yang terbatas ~> Maka kita akan tunduk patuh terhadap Allah SWT
Tetapi
-apabila kita merasa lemah, miskin, Dan menyadari bahwa diri kita adalah hamba yang terbatas ~> Maka kita akan tunduk patuh terhadap Allah SWT
Kalimat Innalillahi wa innailaihi rajiun (kita ini milik Allah SWT dan kita akan kembali kepada Allah SWT) harus menjadi mind set yang ditekankan Pada seorang Muslim.
Karena kita (manusia) adalah hamba. Adapun pengertian dari hamba adalah titik nadir (yang lebih rendah) dari semua bawahan yang ada.
Analogi seorang hamba kita ambil dari seorang asisten. Inti tugas asisten apa sih? Ya inti tugas asisten adalah menjalankan perintah dan menjauhi larangan. Bukan melayani ataupu membantu.
Contoh: Anda punya asisten, tibatiba pagi hari pas Anda bangun tidur. Asisten Anda menyajikan beragam makanan kepada Anda ada sate, Soto, nasi goreng Dan lain sebagainya. Padahal Anda tidak memerintahkan hal tersebut pada asisten Anda. Tentunya Anda akan marah kan, dan tindaka seperti meupakan tindakan asisten yg salah.
Contoh: Anda punya asisten, tibatiba pagi hari pas Anda bangun tidur. Asisten Anda menyajikan beragam makanan kepada Anda ada sate, Soto, nasi goreng Dan lain sebagainya. Padahal Anda tidak memerintahkan hal tersebut pada asisten Anda. Tentunya Anda akan marah kan, dan tindaka seperti meupakan tindakan asisten yg salah.
Kembali ke tugas manusia (hamba) terdapat dalam Qs. Addzariat: 56. Dan Aku tidak menciptakan Jin Dan manusia kecuali untuk menghamba kepadaKu.
Menurut tafsir Al Imam Mujahid dari ayat di atas ~> Tidak Aku ciptakan Jin Dan manusia kecuali untuk diperintah dan dilarang.
Hal tersebut sesuai dengan kedudukan kita sebgai seorang hamba. Karna kita adalah hamba yg lemah, miskin, tidak punya apa apa. Oleh karena ITU, kita sering menyandarkan diri memohon kepada Allah SWT dengan kalimat:
Menurut tafsir Al Imam Mujahid dari ayat di atas ~> Tidak Aku ciptakan Jin Dan manusia kecuali untuk diperintah dan dilarang.
Hal tersebut sesuai dengan kedudukan kita sebgai seorang hamba. Karna kita adalah hamba yg lemah, miskin, tidak punya apa apa. Oleh karena ITU, kita sering menyandarkan diri memohon kepada Allah SWT dengan kalimat:
La haula wala kuwwata illa billah
"Tidak ada kekuatan Dan daya upaya kecuali pertolongan Allah SWT ".
"Tidak ada kekuatan Dan daya upaya kecuali pertolongan Allah SWT ".

