Ust. Adi Hidayat
-Rencanakan Ibadahmu-
-Rencanakan Ibadahmu-
Ibadah tidak bisa hanya hobi atau cuma ingin saja. Semua harus terencana (mau haji, infaq, tahajud semua harus direncanakan termasuk kapan merubah lingkungan.
Adapun penyakit turunan iblis berupa kepalang tanggung jangan diikuti. Dulu Adam di surga melakukan kesalahan segera bertobat, iblis tidak krna dia punya penyakit kepala tanggung. Sudah berbuat dosa skalian aja memohon menggoda anak Adam n kturunannya.
Ada kesempatan untuk berubah, kenapa tidak direncanakan saja. Kebaikan akan menjadi lebih mudah apabila terlebih dahulu direncanakan. Apalagi kalau ingin masuk surga.
Akan masuk surga, Rencanakan. Surga yang mana yang akan dipilih lalu lihat amalan yang harus dikerjakan kemudian terapkan.
Secara umum, ada 4 bagian surga.
1. Surga bersama rasul
1. Surga bersama rasul
Allah SWT berfirman:
"Wajah-wajah (orang mukmin) pada hari itu berseri-seri."
"Memandang Tuhannya."
(QS. Al-Qiyamah: Ayat 22-23)
"Wajah-wajah (orang mukmin) pada hari itu berseri-seri."
"Memandang Tuhannya."
(QS. Al-Qiyamah: Ayat 22-23)
Surga ini adalah surga yg ditempati orang orang dengan wajah berseri. Amalan yang dibutuhkan yaitu amalan yang mencontoh rosul. Bukan cuma Cara sholat rosul, tetapi juga perbuatan rosul dari bangun tidur sampai tidur kembali.
Allah SWT berfirman: "Katakanlah (Muhammad), "Jika kamu mencintai Allah, ikutilah aku, niscaya Allah mencintaimu dan mengampuni dosa-dosamu." Allah Maha Pengampun, Maha Penyayang."
(QS. Ali 'Imran: Ayat 31)
(QS. Ali 'Imran: Ayat 31)
Di dunia akan meninggal, namun di akhirat akan kekal. Rugi sekali apabila selama hidup abadi tersebut tidak pernah melihat rosul apalagi dapat bersamanya.
2. Surga di taman surga
Allah SWT berfirman:
15. Sesungguhnya orang-orang yang bertakwa berada di dalam taman-taman (surga) dan mata air,
16. mereka mengambil apa yang diberikan Tuhan kepada mereka. Sesungguhnya mereka sebelum itu(di dunia) adalah orang-orang yang berbuat baik;
17. Mereka sedikit sekali tidur pada waktu malam;
18. dan pada akhir malam mereka memohon ampunan (kepada Allah) .
19. Dan pada harta benda mereka ada hak untuk orang miskin yang meminta, dan orang miskin yang tidak meminta.
20. Dan di bumi itu terdapat tanda-tanda (kekuasaan Allah) bagi orang-orang yang yakin,
21. dan (juga) pada dirimu sendiri. Maka apakah kamu tidak memperhatikan?
22. Dan di langit terdapat (sebab-sebab) rezkimu dan apa yang dijanjikan kepadamu.
23. Maka demi Tuhan langit dan bumi, sungguh, apa yang dijanjikan itu pasti terjadi seperti apa yang kamu ucapkan. (51: 15-23)
15. Sesungguhnya orang-orang yang bertakwa berada di dalam taman-taman (surga) dan mata air,
16. mereka mengambil apa yang diberikan Tuhan kepada mereka. Sesungguhnya mereka sebelum itu(di dunia) adalah orang-orang yang berbuat baik;
17. Mereka sedikit sekali tidur pada waktu malam;
18. dan pada akhir malam mereka memohon ampunan (kepada Allah) .
19. Dan pada harta benda mereka ada hak untuk orang miskin yang meminta, dan orang miskin yang tidak meminta.
20. Dan di bumi itu terdapat tanda-tanda (kekuasaan Allah) bagi orang-orang yang yakin,
21. dan (juga) pada dirimu sendiri. Maka apakah kamu tidak memperhatikan?
22. Dan di langit terdapat (sebab-sebab) rezkimu dan apa yang dijanjikan kepadamu.
23. Maka demi Tuhan langit dan bumi, sungguh, apa yang dijanjikan itu pasti terjadi seperti apa yang kamu ucapkan. (51: 15-23)
Berdasarkan ayat di atas, amalan untuk surga bagian ini terdiri dari:
a. Orang-orang yang berbuat baik semasa di dunia. Waktunya di dunia selau digunakan untuk kebaikan.
b. Mereka sedikit sekali tidur pada waktu malam; (memperbanyak sholat tahajud)
c. Pada akhir malam mereka memohon ampunan (kepada Allah) .(memperbanyak istighfar setiap malam)
d. Pada harta benda mereka ada hak untuk orang miskin yang meminta, dan orang miskin yang tidak meminta. (Orang yg mengejar surga tingkat dua ini tidak hanya menunggu orang meminta, tetapi dia juga mengejar siapa saja yg membutuhkan untuk diberikan shodaqoh)
b. Mereka sedikit sekali tidur pada waktu malam; (memperbanyak sholat tahajud)
c. Pada akhir malam mereka memohon ampunan (kepada Allah) .(memperbanyak istighfar setiap malam)
d. Pada harta benda mereka ada hak untuk orang miskin yang meminta, dan orang miskin yang tidak meminta. (Orang yg mengejar surga tingkat dua ini tidak hanya menunggu orang meminta, tetapi dia juga mengejar siapa saja yg membutuhkan untuk diberikan shodaqoh)
3. Surga seluas langit Dan bumi
Allah SWT berfirman:
133. Bersegeralah kamu mencari ampunan dari Tuhanmu dan mendapatkan surga yang luasnya seluas langit dan bumi yang disediakan bagi orang-orang yang bertakwa,
134. (yaitu) orang-orang yang berinfak, baik di waktu lapang maupun sempit, dan orang-orang yang menahan amarahnya dan mema’afkan (kesalahan) orang lain. Allah menyukai orang-orang yang berbuat kebaikan.
133. Bersegeralah kamu mencari ampunan dari Tuhanmu dan mendapatkan surga yang luasnya seluas langit dan bumi yang disediakan bagi orang-orang yang bertakwa,
134. (yaitu) orang-orang yang berinfak, baik di waktu lapang maupun sempit, dan orang-orang yang menahan amarahnya dan mema’afkan (kesalahan) orang lain. Allah menyukai orang-orang yang berbuat kebaikan.
Amalan untuk memperoleh surga ini:
a. Bertaqwa kepada Allah
b. Berinfak di waktu yg lapang Dan sempit
c. Orang yg menahan amarah Dan mampu memaafkan kesalahan orang lain.
a. Bertaqwa kepada Allah
b. Berinfak di waktu yg lapang Dan sempit
c. Orang yg menahan amarah Dan mampu memaafkan kesalahan orang lain.
4. Surga kelas ekonomi
Surga ini ya surga saja. Walau begitu keindahan surga ini diceritakan oleh nabi bahwa surga ini memiiki keindahan yg belum pernah dilihat oleh Mata, didengar oleh telinga, ataupun dibayangkan.
Surga ini ya surga saja. Walau begitu keindahan surga ini diceritakan oleh nabi bahwa surga ini memiiki keindahan yg belum pernah dilihat oleh Mata, didengar oleh telinga, ataupun dibayangkan.
Dalam HR. Bukhori, diceritakan bahwa ada seorang badui yg bertanya kpad rosul aku tidak bisa melaksanakan amalan untuk mencapai bagian surga 1, 2, dan 3. Ajarkan kepadaku amalan ringan tapi bisa masuk surga! Rosul menjawab; cukuplah kamu menunaikan ibadah fardhu dengan istiqomah Maka kamu akan masuk surga.
Boleh saja menargetkan untuk menggapai surga no 4 tetapi ingat rumus kebaikan ini:
Rumus mengejar kebaikan ITU raih yg paling tinggi terlebih dahulu, apabila target amalannya kurang akan bisa masuk ke surga bagian selanjutnya 2 3 atau 4. Namun, apabila targetmu yg no 4 Maka jika amalan tidak terpenuhi Maka naudzubilah akan keluar dari ranah surga justru ke neraka.
Rumus mengejar kebaikan ITU raih yg paling tinggi terlebih dahulu, apabila target amalannya kurang akan bisa masuk ke surga bagian selanjutnya 2 3 atau 4. Namun, apabila targetmu yg no 4 Maka jika amalan tidak terpenuhi Maka naudzubilah akan keluar dari ranah surga justru ke neraka.
* dunia bisa direncanakan, tetapi sering Kali manusia lupa merencanakan tentang akhiratnya.
* kalau sudah terbuka kebaikan dengan menentukan recana ibadah Maka berjuanglah terus.
Dan jangan Egois, mementingka diri sendiri. Ajak serta keluarga kerabat Dan teman.
* kalau sudah terbuka kebaikan dengan menentukan recana ibadah Maka berjuanglah terus.
Dan jangan Egois, mementingka diri sendiri. Ajak serta keluarga kerabat Dan teman.
Allah SWT berfirman:
Dan orang-orang yang beriman, dan yang anak cucu mereka mengikuti mereka dalam keimanan, Kami hubungkan anak cucu mereka dengan mereka, dan Kami tiada mengurangi sedikitpun dari pahala amal mereka. Tiap-tiap manusia (52:21)
Dan orang-orang yang beriman, dan yang anak cucu mereka mengikuti mereka dalam keimanan, Kami hubungkan anak cucu mereka dengan mereka, dan Kami tiada mengurangi sedikitpun dari pahala amal mereka. Tiap-tiap manusia (52:21)
*Bukankah lebih Indah jika kita dapat bersama sama di surga.
Di setiap kebaikan untuk menuju surga. Alah menyuruh untuk selalu berjuang dengan sungguh sungguh.
Sebagaimana Allah SWT berfirman:
Apakah kamu mengira bahwa kamu akan masuk surga, padahal belum datang kepadamu cobaan sebagaimana halnya orang-orang terdahulu sebelum kamu. Mereka ditimpa oleh mala petaka dan kesengsaraan, serta digoncangkan dengan bermacam-macam cobaan sehingga berkatalah Rasul dan orang-orang yang beriman yang bersamanya: "Bilakah datangnya pertolongan Allah." Ingatlah sesungguhnya pertolongan Allah itu amat dekat. (2:214)
Apakah kamu mengira bahwa kamu akan masuk surga, padahal belum datang kepadamu cobaan sebagaimana halnya orang-orang terdahulu sebelum kamu. Mereka ditimpa oleh mala petaka dan kesengsaraan, serta digoncangkan dengan bermacam-macam cobaan sehingga berkatalah Rasul dan orang-orang yang beriman yang bersamanya: "Bilakah datangnya pertolongan Allah." Ingatlah sesungguhnya pertolongan Allah itu amat dekat. (2:214)
*setiap kebaikan level keimanan, tentunya kita diuji. Allah sangat ingin hambaNya mensyukuriNya.
Allah SWT berfirman:
"Apakah kamu mengira bahwa kamu akan masuk surga, padahal belum nyata bagi Allah orang-orang yang berjihad di antara kamu, dan belum nyata orang-orang yang sabar."
(QS. Ali 'Imran: Ayat 142).
"Apakah kamu mengira bahwa kamu akan masuk surga, padahal belum nyata bagi Allah orang-orang yang berjihad di antara kamu, dan belum nyata orang-orang yang sabar."
(QS. Ali 'Imran: Ayat 142).


0 comments:
Post a Comment